Members

Saturday, 19 July 2014

~ DAKAPAN ROMANTIS CINTA..BISIKAN RINDU ~

~ Dakapan Romantis Cinta..Bisikan Rindu ~

Di pangkuan syahdu kasihmu yang bertamu di sukma
seolah menongkah kembali redup sinar yang sendu
di ketika kumelangkah resah dalam pilu sanubari
hadirmu dengan cinta yang berkias dipantai asa
membisik asmara

apa mungkinkah kubermimpi dalam khayalan kasihmu
yang menyeret aku ke dasar lautan cinta romantismu
sehingga kutenggelam dalam arus rindu bergelora
mampukah diri tika gemersik berkasih mengintai
kalbu rawan

duhai arjuna jiwaku, resapkanlah bibit-bibit percintaan
dalam wada'ah tiupan berkasih, mengusapi ubun ini
tika kulakarkan sebuah coretan rindu di kanvasku
terasa bagai satu hembusan di sudut kamar hati
yang membuncah rasa cinta yang terpatri

lalu kusingkap desiran pawana yang menyapa hatiku
kupayungi renjisan cinta yang membuai rindu sepi
terungkaplah bicara yang menyentuh nurani diri
tatkala mahligai puncak kasih berkemuning
dalam sinar teduhan setia

dalam pesona rangkulan lembayung kerinduan teguh
dengan kalimah ikrar diucap ikhlas suci dipuja rasa
membaluti titisan-titisan zafrah seri cinta hiasan
kiasan kasih mulai mengundang gerimis hiba
bila rindu datang..kusebut namamu

di batas menjejak rindu di perdu bakawali bercintamu
berkasih tanpa isyarat, ikatan kasih tersimpul rapi
bernoktahkan syair dan puisi gurindam merindu
yang acapkali mendodoi cinta ke dakapanmu
indahnya kehangatan afsun

berseloka merindu di pohon rendang gemawan kasih
tercatat di setiap dinding ukiran jiwa sehati sejiwa
melenyapkan rengkuhan rindu sayup di bahu ini
tika tertancapnya ranggi angsana cinta dibelai
kesumanya berkasih

awana kian mengecapi rimbunan pepohonan cintaku
mengucup halus tangkai rindu saat dibayangi rasa
menyusup dedaunan kasih dipuja aksara merindu
entah bilakah dibelenggu panahan dicengkammu
disapa suara percintaan

galau bersurut, kurelaikan tautan kemelut rindu lagi
menyelimuti salju cinta yang semakin menderuku
berselerak bunga-bunga kasih di kaki kerinduan
mendesak paksi merekah dibaluti percintaan
lemasku di tepian penantian lesu

telah kupersembahkan ilusi cinta di persada sisimu
dan kuhamparkan segulung kerinduan bersatu ini
agar renda perkasihan bersemi, biarpun kugapai
kemudinya yang tidak akan kulepaskan semu
di saat berlalunya nian cakrawala kasih

pinta rindu melekat gelisah, bila daku kesendirian
semuanya bagaikan satu cinta dirantaian sakti
bermukimlah di istana kasih purinya terindah
bertitik-kan arca percintaan di jambangan
bersulamkan setia janji..akulah milikmu...

'Dakapan Romantis Cinta..Bisikan Rindu'...serikandi kasih di penghujung merindu

19hb Julai 2014 Sabtu
3.31am
cahayasyahadah♥♥

Sunday, 13 July 2014

~ WADA'AH BUNGA CINTA...HARUMAN KASTURI CINTA..MILIKMU JUA ~

~ Wada'ah Bunga Cinta...Haruman Kasturi Kasih..Milikmu Jua ~

Di sudut kamar cinta yang bertitipkan setia kasih dipuja
disirami renjisan mawar rindu membasai pelupuk asa
dibajai dengan bunga-bunga suci percintaan terindah
melingkar di pepohon cemara dengan lafaz ikirarku
bersemi dahan berkasih dalam dakapan afsunmu

dibelai, disentuh, disayangi, dimanjai arjuna pujaanku
terungkaplah bicara cinta bertatahkan akur janji satu
saat kerinduan mulai mencengkam nurani rawanku
tidak kusanggup kehilangan jejak perkasihan lagi
bilamana debunga kasih melengkapi taman hati

kehadiranmu pelengkap jiwa, di ketika kukesendirian
meronai teja-teja dengan warna cinta hiasan awana
bersemarak keanggunan cahaya kasih di mahligai
di ribaan rindu yang membuncah resah pesona
puncaknya merindu kini berpadu

di ingatan kasih saling mengukir tinta cinta di pohon
mengalir curahan percintaan menyusuri kalbumu
dengan derapan berkasih dibuai asmara syahdu
bibit-bibit kembali menyinari kehangatan dirasa
berikanlah daku fatamorganamu

ingin rasai bermandikan embunan cinta dilafaz olehmu
berada di hamparan permaidani merindu di sanubari
berselendangkan perkasihan sejati di perdu hatimu
tatkala pawana kasih mendesah, menderu sukma
diriku dibelenggu dengan teguhnya rindu padamu

acapkali kulaungkan jeritan kerinduan yang dibayangi
menyelubungi raksa kasih di lubuk kasmaran piluku
menyingkap dengusan helaan rindu yang tertancap
merubah sendu di saat persada percintaan biasan
cintaku tersimpul erat

bertandukan kasih dalam kelongsong rindu dilakarku
tercoret di dinding debunga cinta impian digelangimu
lalu didekati rerama yang menghinggap tangkaiku
berkembanglah di dahan wangian percintaan lagi
tempat untuk kuberteduh

basahilah kuntuman debunga kasih dengan ketulusan
agar rona-rona syauqiyah meresap ubun bercinta
dalam renjisan kerinduan rendang terpatri juga
lalu dipetik satu persatu di jambangan azzah
cinta memiliki segenap rindu

payungilah cinta yang kutitiskan di lubuk jiwa hatimu
tatapilah renjatan asmara kasih di sukma ini lagi
kala lembayung kerinduan mengintai resah hati
terpanah dalam lambungan rindu yang semu
dekatilah bidadari debunga berkasih

jika teratai bisa layu tika rindu dicengkam, tersayat
haluan berkasih diambang mahligai kerinduan lagi
rebahkanlah rimba cinta di pusaran denyutan ini
agar kemilau percintaan mengemuning suriaku
tatkala kasih sayang berteduh di sisi...

pasrahku, redhaku dalam ketelusan cinta ucapanmu
bersimpuh kasih pada arjuna wajah idaman hatiku
wada'ah kasturi dalam rindu pasti harum di sisi
saat terpanggilnya di pangkuan laskara indah
di dakapan aksara percintaan...

'Wada'ah Bunga Cinta...Harumannya Kasturi Kasih...Milikmu Jua'...selendang rindu cinta suci...

13hb Julai 2014 Ahad
11.20pm
cahayasyahadah♥♥

~ GAZA:SATU KEPERCAYAAN..BUMIMU TIDAK SELAMANYA BEGINI ~

GAZA:SATU KEPERCAYAAN. BUMIMU TIDAK SELAMANYA BEGINI
Gaza
langit malammu berdarah
lidah pagimu berapi
tanahmu dibasahi darah
kudup yang mula kembang
rebah di lengan kejam
udaramu menjadi saksi
akan nafas-nafas yang terhenti
melihat roh-roh yang terbang
bertemu rindu hati mereka.
Gaza
lorong-lorongmu tidak sepi
di antara desir dan dentuman
jasad-jasad berani masih menghuni
pasirmu juga tidak pernah kering
keringat jihad mengalir ke setiap muara buminya
berkumpul menjadi gelombang
untuk kembali membadai
menghentam keangkuhan
satu bangsa yang sombong dan hina.
Gaza
Di antara percikan api
semangat penghunimu tak pernah mati
bumimu bumi anbia
ada janji yang Dia beri
juga ada kemenangan yang pasti
biar malam-malammu nanti
ada tenang di dalamnya
dan di lidah pagimu
ada angin kemenangan yang menyapa.
Qalam Bertinta
Klang
1307213
1123am

Friday, 11 July 2014

~ GAZA: DI ANTARA KUDRAT DAN IRADAT ~

GAZA: DI ANTARA KUDRAT DAN IRADAT

Di suatu daerah
bunga-bunga bertaburan
kuntum-kuntumnya berdarah
malam jadi beku dan panjang
di hamparan buminya
anak-anak bermain api
yang dikirim dari tirai merah
mengusap keringat darah para syuhadah
yang terbaring di atas debu
bersama sungai merah yang pecah.

Gaza kembali memercikkan api
bulannya terbakar
tanahnya hangus
nyanyiannya dentuman
selokanya tangisan
semalam membunuh secangkir waktu
biarpun masa lampau
tidak menuakan pantai usia
kerana esok harapan pasti berlabuh
di antara segugus kudrat dan iradat-Nya
merencah keabdian satu kehidupan
juga dalam tebaran waktu yang mengharum.

Qalam Bertinta
Klang
11072014
1547pm

Thursday, 10 July 2014

~ LAYARKANLAH SAYAP RINDU..DI SAAT CINTA BERBISIK ~

~ Layarkanlah Sayap Rindu..Di Saat Cinta Berbisik ~

Di saat cinta menyelubungi asa nafas kalimah
meresap nurani kasih bila tinta bersemarak
mengukir di langit zafrah terusik kerinduan
pinta di jiwa relaikanlah gelora asmara ini
kala rengkuhan ini bersemi wada'ah

bersimpuh kasih di hujung rimbunan cakrawala
terpancar indah nian gemersik rindu syahdu
terbuai dalam kehangatan kesucian cinta
terpana daku seketika diulit keabadian
seri berkasih

lalu kusingkap jendela rindu yang ditiup sayup
terdengar bisikan sayu, menanti arjuna cinta
ke dakapan rintihan merindu bila wajahmu
membayangi langkah semu, gerimisnya
membasahi kasih dipuja

deruan perkasihan sekan mendesah di sukma
membuncah galau rindu di pohon kesetiaan
memintal bebenang cinta diufuk cahayamu
tika berlabuhnya mega kesinambungan
di sanubari afsun terucap akur janji

bersuluh laskara cinta genggaman erat dipalu
menggapai teja pancawarna kasih bersatu
dalam helaan nafas senada seiringan ini
meresap arus merindu di pelayaran itu
biar kupatrikan di setiap rasaku ini

di penjuru, di penjara rindu bertamu keresahan
terukir namamu di batas cinta yang kubajai
pastinya kusirami dengan embunan kasih
bersemarak indah dihiasi kasturi impian
di kala kumendakap bayanganmu

sedang asyik menenun kasih di ribaan cinta
menyusuri denai debunga percintaan suci
menjalar angsana kerinduan yang dilafaz
rawan gelisah dipegun dalam azzahku
kini telah membaluti elergi sepi ini

tertancap ranggi di pusaran rindu bergemang
di dinding perkasihan digelangi lantera cinta
dikejutkan dalam kesendirian sinar kasih
bagaikan mengerti akan rentetan naluri
mencari sayap ketelusan

tebarkanlah kemuning cinta bernoktah akrar
bertitik-kan untaian kasih di dakapan rasa
di pangkuan merindu belaian pesona lagi
memayungi detik-detik berarak berkasih
kalbunya telah kusentuh

suara cinta dian illusi kian menghampiri diri
di puncak kerinduan yang menggigit rasa
menongkah metofara berkasih idaman
meredahi curam-curam dirantai jejak
perkasihan ini telah kumiliki

dekat disayang, dimanjai di mata merindu
disapa cinta bersulam manik romantis
mengiringi janji-janji terucap di bibir
rela menanti di ambang kasih jiwa
engkaulah kesayanganku...

'Layarkanlah Sayap Rindu..Di Saat Cinta Berbisik'...kasih dipuja hamparan percintaan sejati...

10hb Julai 2014 Khamis
5.37am
cahayasyahadah♥

Wednesday, 9 July 2014

~ PERGUNUNGAN RINDU ~

Pergunungan rindu
Di pinggirmu arus sungai mengalir lesu
tubuh teguhmu disalut ribuan pohon teduh
aku yang lara dalam pendakian ini
ingin berlari ke puncak damaimu
menyentuh langit yang membiru
memeluk awan yang memutih
dinginmu menyentuh aku dengan rindu
kita pun bersapa mesra bergurau senda
bagai terlepas derita yang bersarang
rela aku sesat di pergunungan rindu ini
yang membiru tenggelam di mindaku.
cahaya laila
klang
7 july 2014

~ DENGARKAN ~

DENGARKAN

Aku ingin bicara tentang rasa
pada setiap helaian daun yang gugur
mengisi alun pada genangan hari
melunjur resah dari lipatan musim
lalu mengejar angin yang lewat
tika tangkup malam menebarkan mimpinya.

Dengarkan
suara-suara itu damai yang santun
ia menyimpulkan pertemuan lapisan malam
dan cuba menyentuh langit hati yang kembang berwarna
lalu membawa cinta tujuh benua
di antara tangan kita yang bertaut mahkota kesayangan.

Dengarkan
kita tidak akan menjadi kering di sini
suara itu tidak kita kumpulkan untuk menjadi satu utopia
kita membawa setia di antara kekasih dan kekasih
dan menari menyongsong rentak angin
pun melangkah berlagu mencari harmoni
dalam sebuah mimpi agung
juga dalam kasih yang telah lama bertapak.

Qalam Bertinta
Klang
09072014
1219pm

Monday, 7 July 2014

~ SEMAIKANLAH BUIH-BUIH RINDU..DI TELAPAK LEMBAYUNG CINTA ~

~ Semaikanlah Buih-Buih Rindu..Di Telapak Lembayung Cinta ~

Di ketika hembusan sayup-sayup mendesah kerinduan
kubingkas berdiri lalu kubuka jendela kasih di sukma
terasa kebasahan embunan salju cinta nurani asa
yang mengucup gelora panahan afsun asmara ini
bila dilafaz percintaan yang suci

pelamin dihiasi mawar mekar yang mewangi dibelaimu
kulengkapi dengan warna-warni cinta yang dipuja ini
ke dakapan rindu syahdu hangatnya wada'ah kasih
bilamana gelisah mulai membisik sayu di telinga
ke mana arah tujuan nuansa gemersik

teja kasih menyelubungi panorama seri nian diucapmu
bergemang laskara rindu nan membuncah di kalbu
mengusik, mengintai kamar sepi bersuluh lantera
termanggu daku seketika, saat rembulan cinta
memeluk sanubari rawan merindu

bertitik-kan noktah cinta dengan lirik-lirik terindah lagi
menghayati alunan dalam merintih merindu disapa
derapan pawana seakan menyusup dalam galau
kala memujuk rawan cinta paluan menyinggah
bertamu sunyi bila kejauhan

nyanyian ombak seperti mengerti gejolak rinduku ini
mendodoi sendu di benakku hingga titisan airmata
tidak mampu kebendung lagi, menanti hadirmu
membuai perkasihan di pangkuan ribaanmu
cinta ini telahpun tersimpul erat

relakan kurebah sisi seri kasih dalam nirwana rindu
tebarkanlah kemuning cinta, bersaksikan bulan
angsana ini akan terpanggil di setiap selokamu
agar pantai berkasih ini tidakkan pudar waktu
di kala kumengusung kerinduan

usaikanlah tinta cinta di setiap helaan nafas berkasih
pasak-kanlah rengkuhan kerinduan di lubuk tulus
bajailah curahan kasih dan sayang yang diberi
di jambangan kembangnya zafrah percintaan
bila rantaian merindu mengikat ukiran rasa

andainya azzah kasih mulai resah di ambang merindu
renjiskanlah dalam fatarmorgana impian percintaan
ikrar dalam ucapan di dada rindu kasmaran rasa
biarkanlah arus menderu saat mengutus cinta
pastinya aku mendakap penuh kesyukuran

di penjara kerinduan yang menyusup puncak cintaku
menongkah gemerlapan tandu kasih di pusaranmu
memintal, menganyam bebenang berkasih satu
kala aku memandang wajah sucinya jujurmu
lantas fana kasih mengharum di mahligai

sinarkanlah mentari cinta diufuk setia perkasihan ini
biar kurasai kilauan rindu yang memancar telusmu
agar kehangatannya berselerakkan di pintu hati
lalu bertebaran puing kerinduan membelai jiwa
akan daku titipkan dalam setia penantian

kubermohon dalam cinta, satukanlah rindu di sisi
payungilah renjatan kerinduan di alam perkasihan
di kala beraraknya mega percintaan di malamku
ronailah dengan syauqiyah keabadian sejatimu
dengan panggilan..'Engkau Yang KuSayang'...

'Semaikanlah Buih-Buih Rindu..Di Telapak Lembayung Cinta'...genggamilah daku di bahu asmara kasihmu...

7hb Julai 2014 Isnin
10.30pm
cahayasyahadah♥

~ SEINDAH DERUAN CINTA..HAMPARAN RINDU BERGEMA LAGI ~

~ Seindah Deruan Cinta..Hamparan Rindu Bergema Lagi ~

Di persada lembayung syahdu membisik
menggamit renda rindu dibelai kesayuan
mencoret ritma dalam nuansa asyikmu
bagaikan terpanggil titisan kasih suci
dambaan nurani cinta abadi

untaian rindu mengusik lantera sepi ini
memancar panahan kasih dan sayang
menyuluh tiap ruang angkasa cintaku
yang kini resapannya menjalar asa
setiaku di penantian asmara

genggaman romantis tatkala bertatapan
seakan menusuk gelora jiwa cintaku ini
membuncah dinding rekahan merindu
bila kuukir lukisan hamparan kasih
di dada ikatan berkasih

hembusan sayu cinta mengulit sukma
tika kurenung potretmu, airmata dipipi
membasahi telapak berkasih dibuai
ronaku kelam tanpa cahaya rindu
yang kini berjauhan

pesona wada'ah cinta sejati tersimpul
mendesah alunan rindu di bahu rasa
lalu kuhimpun doa bertalu senduku
iramanya bergemerincing sayumu
hiba angsana kasih diberi

tika teja rindu menatap kasih dipuja
mencurah pepohonan cinta aksara
menitip bait-bait puisi percintaan
melakar syahdu perdu jiwaku
hati ini terusik jua

nian illusi yang terpatri di ufukmu ini
mentarinya kasih menghampiriku
mengusap jemari cinta dihiasi
disapa inai kerinduan dipalu
menyinggah pelamin sisi

jejak-jejak cinta semakin di puncak
menghembus zafrah rindu diduga
tidak sekali menodai pawana ini
saat perkasihan berselerakkan
taman azzah yang sejati

telah kutitip, kusemai kasih dirasa
berkemuning lautan cinta dicurah
merawan merindu gelisah jiwa
di ketika bayu percintaanmu
melafaz ikrar berkasih

dakaplah, peluklah sisi cinta suciku
biarkan bertebaran serinya kasih
renjiskanlah mawar perkasihan
di mahligai rindu astokanamu
pelengkap merindu disukma

payungilah cahaya rindu di sudut hati
andai gemersiknya membelai kasih
menganyam buih-buih percintaan
bersatu dalam ketulusan afsun
pastinya panji cinta teguh jua...

'Seindah Deruan Cinta..Hamparan Rindu Bergema Lagi'...sedalam lautan kasihku...seluas percintaan di bahu pesonamu...

07hb Julai 2014 Isnin
12.38am
cahayasyahadah♥

Tuesday, 3 June 2014

~ BUKAN SEKADAR ZAPIN BERLENGGOK ~

BUKAN SEKADAR ZAPIN BERLENGGOK

Tarian itu telah lama kita lenggokkan
langkahnya kita lembutkan selembut sutera cina
lentikan jarinya menjemput persaudaraan
sedangkan jemari ini sudah lama mengetuk lantai tarinya
menyongsong irama yang menjahit makna di dalamnya
lalu kita pun asyik membalut diri dengan firasat
dan menjelajah maksud tergantung di antara langit dan bumi.

Kasih...
kita bukannya Si Kitol atau Mandeliar
yang membina pentas fitnah di puncak ubun-ubun
kita juga bukan sultan yang menjunjung nafsu dan kebodohan
ketika celiknya dibutakan dengan suapan hasad dan iri
hinggakan Si Bendahara hampir pupus pewarisnya
dibunuh kerana dungunya sultan yang telah hilang wibawanya
jika tidak, tak akan Tuah tersingkir hina
...terbuang jauh.

Kasih...
Zapin ini tidak hanya langkahan kaki dan lentikan jari
iramanya bukan hanya ketukan gong dan paluan rebana
kita tarikannya dengan semangat rasa yang menjulang
biar derap dan getar itu membias ke jiwa-jiwa bangsa
untuk terus kukuh menancap bumi tanpa goyah
dan untuk terus berdiri memahami erti
yang semakin longlai dirantai kesombongan diri
ketika kemanusiaan telah hilang sifatnya
digadai dalam celaru yang semakin panjang.

Qalam Bertinta
Klang
03062014
1229pm

Monday, 2 June 2014

~ SENDIRIAN DIBATU SAYU...KE MANAKAH HALUANMU CINTA ~

~ Sendirian DiBatu Sayu...Ke Manakah Haluanmu Cinta ~

Di tebing rindu kumendakap buih-buih rindu sayu
kasmaran kian berlalu dihembus pawana sangsi
merungkai tiap lakaran dibatu rawan dicengkam
seakan menangkis ribuan kasih bertamu dirasa
merintih sepinya cinta di kalbu usai

di celah curam rindu yang kubelai di persisiran
dipantai ini jua kulabuh cinta yang mendesah
merintih layu dalam kesinambungan aksara
di ketika langkahmu mengejari teja paksimu
menantilah aku di dasar kasih

ombak kasih yang terindah menghampiri asa
menggamit puing-puing yang seakan sesak
membuncah gelora cinta di sukma belaian
jatuh rebahnya rindu tika ditiup bayu lesu
bilakah rekahan perindu sepertiku disapa

tatkala dilambung asyik dalam gemersikmu
membias rindu tergenggam simpulan erat
menyeka rintisan demi rintisan di jiwa ini
terleka seketika dalam dakapan cintamu
kini terbangkitlah afsun syahdu sendu

telah kuhamparkan permaidani cinta rasa
di dada pesona kasih yang dipuja nafas
helaan demi helaan tercungap merindu
akhirnya lelah dalam sesak mengunci
di mana deruan rindu sejatimu

lembayung mengusung cinta terintimku
lemah diduga bertemaram rindu rekah
kuusapi angsana belitan perkasihan
dan kutitip kasih menjalar di jiwamu
kini untaiannya dipukul kesunyian

terdengar kalimah cinta membisik lagi
mendayu ungkapan bicara kerinduan
walang hampa menjengah kamar ini
di saat kuanyam bebenang azimat
kasih yang dipadu di sisi

dan bila kasih mengulit metafora cinta
kembali menyuluh sirna di perdu hati
seakan bergema suara-suara berkasih
yang mengutus tinta nurani merindu
bersemarak paluan percintaan

dan beraraklah gumpalan awana cinta
saat bayang-bayang rindu mendekati
mencurah selautan pesona berkasih
dalam wadaah suci impian terpatri
titian kasih teguh jua

kesendirian dalam rangkulan rindumu
laskara cinta dipegun seri panjimu
dalam rantaian pelabuhan ikhlas
menghiasi kasih di pohon ingatan
tetaplah berkemuning percintaan
di riba kesetiaan...

'Sendirian DiBatu Sayu...Ke Manakah Haluanmu Cinta'...penantian kasih usah terbiar sepi lagi...

02hb Jun 2014 Isnin
9.13pm
cs♥♥

~ DETIK WAKTU ~

Detik waktu

Membilang hari detik kedetik
waktu memamah usia dengan rakus
sia-sia terlantar sebuah kehidupan
tangan kiri menadah ihsan
tangan kanan kosong tak bersisa
entah bila rambut yang hitam kian memutih
entah bila alam terbentang kian kabur

langkah diatur tidak terarah
hati mengikut terasa parah
raga riwayatku tidak penuh buah yang manis
hanya terisi ranting yang patah
dilambung aku ke atas
dihempas aku ke bawah
di baling aku ke hadapan
ditolak aku ke belakang

warna-warna yang mula memudar
pada sebuah kehidupan yang panjang
tiada lakaran indah hanya contengan
tiada lagu merdu hanya laungan

letih mengusung usia yang kian ke penghujung
ragaku masih kosong
perjalananku semakin singkat… .

Cahaya Laila
2 june 2014
klang

Sunday, 1 June 2014

~ DI LAUTAN CINTA SEPI...RINDU INI MENGUSUNG KAMAR KASIH ~

~ Di Lautan Cinta Sepi...Rindu Ini Mengusung Kamar Kasih ~

Di sudut rengkuhan lena beradu cinta terindah
kurungkaikan tiap detik dalam aksara afsun
melabuh tirai rindu tika kegelisahan diusik
mencari, menjejak setitis embun berkasih
lamunan ini disapa hembusan sayu

kusaluti dengan manik-manik kemilau dipuja
kupersembahkan setia kasih dalam dirasa
kuhiasi dengan jambangan cinta terintim
lalu kumendakap satu persatu abadimu
dalam genggaman bermukimnya rindu

di persada inilah kupuisikan lagu percintaan
tika ombak rindu menemani pantai sepiku
mengusap pepasiran yang kuukir nama
tanpa aku sedari rimbasan airmata ini
membasahi kasih di pipi semu

kala muara rindu mengusik, mengintai aku
rona terbias seketika bila kulaung resah
mengorak langkah syahdu lesu sendu
lalu tercoret kiasan di dinding kasih
cinta ini bergema lagi

gurindam rindu dipersoalkan, dicengkammu
arus kasih mengalir bagai tiada arah tuju
terlontar di dasar kemelut kerinduanku
tiada ungkapan yang bisa lenyapkan
cinta yang abadi

di perdu rindu yang berarak dalam kabusku
surutnya ghairah kasih tersisih kelammu
tidak kutemui bicara romantis di sisi ini
hamparan lara tersayat di batas teruji
kubiarkan curahan cinta di situ

melafaz kalimah cinta bertamu nurani asa
dipetik lirik laskara menjadi bait berkasih
di bayangi sekilas renungan di sukma
seakan menyelubungi gerbang rindu
yang kini asyik membelai

panahan rindu semakin mendekati wajah
menghembus zafrah kasih di ribaanku
walang dibuai angsana di pohon rela
mengutus renda wada'ah cinta hati
kumenanti hadirmu

diri bagai digelangi ikatan kasih bersemi
dimanjai, disayangi di pangkuan cinta
mengulit di kamar azimat keabadian
ketulusan merindu paksi teguh jiwa
kemuning bercinta ditemui

diselimuti embunan renjisan cinta satu
mengibar sayap merindu diufuk rasa
tika lembayung pun mengucup lagi
rebah dalam titian sucinya kasih
pesona kian berseri

nian purnama rindu membuncah jiwaku
menyuluh di segenap ikhlasnya kasih
di hadapan bersimpuh pelamin cinta
kini ditandu dalam gemersik widuri
pelengkap hidupku keabadianmu

namun gerimis cinta dibasahi rentesan
dihiasi dalam mawar kasih terpilihmu
berteduh daku dalam kerinduanmu
menggamit teja di dakapan eratku
nakhoda dirantai pilu...

'Di Lautan Cinta Sepi...Rindu Ini Mengusung Kasih'...gerimis menitis di mata hatimu hatiku...

01hb Jun 2014 Ahad
2.55am
cs♥♥

Saturday, 31 May 2014

~ JALAN KITA ~

JALAN KITA

Mentari jumaat menyuluh terang
menghulurkan salam berkah
teranglah hati orang-orang mukmin
agar terbias pancarannya sesama saudara
menutup ruang-ruang gelap.

Wahai jiwa-jiwa yang suci
bangkitlah dari menungan kosong
jalan kita ini jalan nabi
jalan ini jalan ukhwah dan persaudaraan
kita dipimpin sambil memimpin
usah dibakar titi kasih sayang ini.

Wahai hati yang gelap
usahlah sekadar meratap
alam ini janji kita
khalifah yang mewarisi

antara akur dan ingkar
antara gelap dan terang.

Qalam Bertinta
Klang
30052014
0959am

Thursday, 29 May 2014

~ HIDUP YANG MATI ~

HIDUP YANG MATI

Langit teduh
alam menangis
manusia jadi binatang
simpati dibunuh
rakus akal
mendabik jahil di dada
nafsu ditunggang
iman ditendang
islam turunan.

Dunia jadi syurga
mati fikir
kehendak di ubun-ubun
di telapak kakinya amanah
batil halal
hak najis
jasad bernafas
roh menangis
...mati.

Qalam Bertinta
Klang
29052014
1237pm

~ WARNA DAN KANVAS HATI ~

WARNA DAN KANVAS HATI

Akukah yang hilang 
di antara gerimis dan awan
cuba mencanting pelangi
kanvasnya sutera hatiku
lakaran berdarah
sisipan dendam.

Pun akulah yang berdiri
di tangga awan
menadah gerimis
di antara warna dan kanvas sutera
kisahnya berdarah.

Qalam Bertinta
Klang
29052014
1109am

Monday, 26 May 2014

~ MERAHNYA MEKAR KUNTUMAN DEBUNGA CINTA...SETIA DI SINI MENANTI~

~ Merahnya Mekar Kuntuman Debunga Cinta..Setia Di Sini Menanti ~

Indahnya taman nurani cinta yang mekar di jambangan
bertaburan bunga-bunga kasihmu kasihku berpadu
di saat tangkainya kekeringan layu, kau hadir jua
menyirami dedaunan rindu embunan dua jiwa
kini bergemang dibelai halus percintaan

telah kudakap titisan syahdu rindu yang diusik kalbumu
meronai warna tinta dalam kalimah afsun ikatan satu
melakar gemersik bicara di ketika mendesah ditiup
sukma terbias lukisan terhias dalam rawan cinta
pesona kini telahpun berarak

daku susuri curaman kasih di puncak istana percintaan
menggenggam padu di sanubari rindu yang bergema
melangkah daku berlari daku ke pangkuan ikrarmu
diucap penuh kesyahduan hibaku senduku rasa
terbangkit jua gelora cinta

mengemuning dalam gemawan wada'ah cahaya cintamu
terpancarnya sirna gemuruh kasih di dada kerinduan
kian berkembang debunga seri kala harumnya asa
melengkapi ruang asmara berkasih mega terbuai
awana terindah dalam satu nafas

dipuja setiap detik dan waktu tatkala gemerincing kasih
membuncah halaman rindu seolah mengerti resahku
bertamu diari tercatat memori ketulusan terpamer
lalu menyelubungi rongga cinta dengan kepiluan
kini dalam pasungan keabadian

beredarlah pelangi merindu diufuk cinta kasmaran lagi
mengusir pawana rindu yang bersemi di lubuk rasa
digelangi asyik dalam buaian kasih dan sayang
mengiringi rimbunan dedaunan dihiasi mawar
pujangga ini tiada lelah menanti

dan bila daku cuba menyusuri liku-liku kerinduan sepi
ungkapan detak kasih yang kedengaran membisik
melihat, melekat pancawarna dalam tirai kamar
lantera menerangi tika memadu paluan dirasa
gerimis cinta membasahi pipi

tebarkanlah lembayung cinta suci dalam mihrab satu
lalu kukunci rindu di batas anyaman perkasihanmu
persembahkanlah renjisan puisi di pintu kejujuran
sematkanlah hangatnya widuri sejati di hatimu
agar dapat kuluahkan dari mata kasih

terpahat dalam hijab kasih bertitik-kan noktah rindu
bersyairkan gurindam seloka ayat-ayat diucapku
menadah gerimis ditiap azimat sentuhan ikhlas
diriku bagaikan terawang dalam azzah cinta
rebah tersingkap paluan merindumu

lihatlah pepohonan cinta yang menghembus kasih
mengikuti arus deru kemuncak titisan metafora
di kala fatamorgana kerinduan bergenang lagi
di persada rindu yang mencengkam jiwamu
leraikanlah dalam nyanyian bercinta

gerbang kerinduan mengisi lantunan aksara sayu
rela dimanjai, disayangi disapa cinta dilafazmu
dibaluti hangatnya debunga zafrah perkasihan
yang kini tumbuh di halaman kerinduan teja
merah delima kasih di pohon akhirnya...

'Merahnya Mekar Kuntuman Debunga Cinta...Setia Di Sini Menanti'...hanyalah untukmu...

26hb Mei 2014 Isnin
4.45am
cs♥♥

~ BIAR KUSENTUH BIBIR LUKAMU ~

BIAR KUSENTUH BIBIR LUKAMU

Bicara yang gersang dalam tandusnya fikir
secoret kata seolahnya membeban pundak lafaz
cuba kusapa desir angin 'tuk menemani laman aksara
namun semilirnya menyapu ke laut 
dan di pantai sepasang tapak kaki hilang
di antara garis-garis bicara yang diam dalam berkata.

Aku cuma sendiri melayan dingin yang menakutkan
waktu yang perlahan sepertinya menyindir di antara nyanyian lama
aku tidak diajar bermimpi bersiul riang menyemai kebebasan
kuntum-kuntum berdarah memercik
pada kelopak yang mendesak di jendela jiwa
biar terjangkau di mata tangan
namun bukan di mata lepas memandang
dan mimpi pun ditusuki peniti-peniti pada setiap penjuru dadaku.

Menghitung detik dan waktu untuk aku pulang
membasuh kuntum-kuntum berdarah di alam nyata
bukannya garis tanda liang pemakaman berlalang
di antara nyanyian angin pilu mengusik rajuk hiba
lalu aku pun menyentuh bibir lukamu
sambil kita menyapa dalam kesucian yang benar.

Qalam Bertinta
Klang
26052014
1215am

Sunday, 25 May 2014

~ SIMPULAN CINTA IKATAN RINDU...KINI DIPUJA ASMARA KASIH ~

~ Simpulan Cinta Ikatan Rindu...Kini Bersemi DiPuja Asmara Kasih ~

Di sudut rangkulan nafas ungkapan asmara cinta
membuka jendela rindu aksara mengunci nurani
bila alunan bergema asmardana digenggammu
seolah terdengar bisikkan syahdu mengulitku
dalam lena kasih terintim

rona-rona terukir di langit lukisan wajah bertamu
kalbu disinari cahaya kasih bergemang aksara
menitip tiap-tiap buih-buih bersulam kesucian
warnanya jelas terpamir gerhana kerinduan
di situ jua penantian cintaku

dilambung ombak menghempas pantai cintamu
menggamit dengan keriangan rindu mengusik
mengintai lantera kasih bertamu di persada
pesona wangian percintaan mekar indah
di jambangan mahligai impian

sedang asyik melayari cinta di pelabuhan afsun
terdampar kelesuan kerinduan tidak bertampi
tika gelora mulai mendakap kabus berkasih
memilih rendang berteduh di bawah pohon
kala hembusan bayu menyapa rawan

terenjat dalam paluan kasih yang menderu dirasa
bibit-bibit cinta hadir di sukma bagaikan diintai
menyeret diriku ke dakapan eratnya wada'ah
tersentuh dalam noktah yang kini dipilihmu
di ketika lembayung rindu,,diusai sayup

bagaikan lembaran mengusapi titik-titik cintamu
menjadikan keindahan merindu membelai asa
menyingkap dirgahayu kasih di telapak rindu
di garisan ayat-ayat kemilau cinta bersatu
panoramanya kian bertamu

di dada embunan cinta melerai gejolak merinduku
membuncah pawana ditiup untaian berkasihmu
bagai mengerti titisan kebasahan pilu di hatiku
sayap kasihku ditandu renjisan demi renjisan
ke dakapan hangatnya rindu

di pangkuan hijab cinta melakar gugusan di jiwamu
yang adakalanya rebah di riba kasih tersendiriku
mencurah corak pelangi yang disapa zafrahmu
kian hari berseloka rindu bila angsana dipuja
di sanubari percintaan dambaan hati

walang rindu yang niannya merantai lubuk setiaku
menerjah pasungan kasih bertitik-kan keabadian
di ketika denyutan nafas semakin laju gelisah
diriku dikejutkan dengan azimat seri cintamu
bertebaran di pintu kesetiaanku

aduhai dambaan cinta di kalbu sonata ketulusanku
biarkan aku bertemaram dalam rindu yang asyik
agar dapat kuselami dalam gurindam bercinta
mengiringi pelamin kasih yang dihiasi indah
wangiannya menyelubungi ruang nurani

gemersik srikandi rindu nyanyian jiwa perkasihan
di dinding kasih kuukir madah-madah azzah ini
mengusapi ubun percintaan dengan istikharah
di saat dibelai megahnya mega cinta dipuja
kasmaran berkasih tenunan hati...

'Simpulan Cinta Ikatan Rindu...Kini Bersemi DiPuja Asmara Kasih'...ditangkai haruman percintaan sejati...

25hb Mei 2014 Ahad
5.38am
cs♥♥

Saturday, 24 May 2014

~ CINTA YANG KESEORANGAN ~

CINTA YANG KESEORANGAN

Aku menyulam badai hati dengan air mata
biarlah kesedihan itu hanyut bersama kenangan kelmarin
dan bila laut resah kembali tenang
aku akan kembali ke sini
mengutip sisa cinta yang tertinggal
untuk aku mencari lagi
sebuah cinta yang keseorangan.

Qalam Bertinta
Klang
24052014
1351pm