Perlabuhan
Langkah kian kaku
gementar tubuh berdiri
taksub dalam pandangan
mampukah aku menyusuri
ranjau berduri bisa menanti
lorong-lorong mati
ditaburi janji-janji duniawi
meratah keinsafan diri
lonjak rasa pada keangkuhan
terkesima pula dengan bayangan diri
lumpuh perasaan keakuan
rimba rasa penuh bencana
tega di setiap perlabuhan
memaksa langkah kian memberat.
Cahaya Laila
14 Feb 2014
Klang
Members
Friday, 14 February 2014
Thursday, 13 February 2014
~ DAKAPAN ISTIKHARAH CINTA ~
~ Dakapan Istikharah Cinta ~
Di saat romantis cintamu mengibarkan sayap rindu
bersemi wada'ah di balik kerudung kasih dipadu
gemersiknya bisikan suara yang mendekati aku
dengan mengukir senyuman di bibir mulusmu
mengusik kalbu rindu yang membuncah
pesona cinta terindah bertemaram kemilau lantera
meronai teja kasih dengan warna gemilangmu
bersulam rindu di pelupuk alis mata menatapku
dengan lirik alunan syahdu, terpakuku di situ jua
bila pepohonan cinta kini dalam dambaan
helaian demi helaian bibit cinta kubaca warkahmu
terusik hijab rindu kala hangatnya percintaan ini
menyelubungi aksara kasmaran lukisan hati lagi
tidak terlerai dirasa panahan kerinduan diintai
lalu kutitipkan lembaran kasih menemanimu
afsun derapan kasih kian bertaut di jari jemariku
mencoret istikharah cinta diperdu luahan hati
tatkala getaran rindu semakin mendesah asa
memanggil-manggil namamu, hadirlah sayang
di penantian ikrar abadi
jambangan mawar kasih masih lagi tergenggam
lalu kusimpan dalam pasu rindu di kamar sepi
pastinya kusirami dengan curahan rasa sayang
bagaikan kumenjaga cintamu di persada setia
di pangkuan ketulusan
berarak cinta dipuja seribu bintang di hati di jiwa
disapa, dilafaz kalimah akur janji perkasihanmu
dalam debaran sendu merindu diusik aku resah
lalu kutebarkan hamparan kasih di lubuk asmara
agar geloranya turut dikau rasai
di setiap rengkuhan rindu yang bergemang rawan
kususuri denai kasih di hujung tinta catatanku ini
dan kuselitkan kuntuman mewangi debunga hati
dan kupetik bait-bait puisi ukiran jiwa, gerimisku
dalam pelayaran nadi berkasih buatmu
tika gemerincing kasih digelangi, dirantai rindumu
kubuka jendela cinta sakti, tatkala muara berkasih
membasahi pipiku dengan derasnya titisan airmata
mengharapkan hadirnya dirimu di sisi, membelai
ubun berkasih dakapan erat
seandainya warkah cinta ini bersatu dalam impian
menyelimuti belaian rindu dengan cendekiawan
ciptaan syairmu, akan kusingkap kembali memori
walaupun kumenggapai rekahan kerinduan semu
dimamah bayang kekasih, aku redha
duhai arjuna kekasih idaman cinta hatiku sayang
peluklah pelangi kasih yang telah kuberi padamu
sematkanlah di dada metafora rindu di jiwamu
sebutlah namaku dalam tidurmu, agar dapatku
temanimu dalam helaan nafas percintaan suci...
'Dakapan Istikharah Cinta'...bersaksi kasih di atas kerinduan...alunan syahdu...
13hb Feb 2014 Khamis
12.03am
cahayasyahadah♥♥
Di saat romantis cintamu mengibarkan sayap rindu
bersemi wada'ah di balik kerudung kasih dipadu
gemersiknya bisikan suara yang mendekati aku
dengan mengukir senyuman di bibir mulusmu
mengusik kalbu rindu yang membuncah
pesona cinta terindah bertemaram kemilau lantera
meronai teja kasih dengan warna gemilangmu
bersulam rindu di pelupuk alis mata menatapku
dengan lirik alunan syahdu, terpakuku di situ jua
bila pepohonan cinta kini dalam dambaan
helaian demi helaian bibit cinta kubaca warkahmu
terusik hijab rindu kala hangatnya percintaan ini
menyelubungi aksara kasmaran lukisan hati lagi
tidak terlerai dirasa panahan kerinduan diintai
lalu kutitipkan lembaran kasih menemanimu
afsun derapan kasih kian bertaut di jari jemariku
mencoret istikharah cinta diperdu luahan hati
tatkala getaran rindu semakin mendesah asa
memanggil-manggil namamu, hadirlah sayang
di penantian ikrar abadi
jambangan mawar kasih masih lagi tergenggam
lalu kusimpan dalam pasu rindu di kamar sepi
pastinya kusirami dengan curahan rasa sayang
bagaikan kumenjaga cintamu di persada setia
di pangkuan ketulusan
berarak cinta dipuja seribu bintang di hati di jiwa
disapa, dilafaz kalimah akur janji perkasihanmu
dalam debaran sendu merindu diusik aku resah
lalu kutebarkan hamparan kasih di lubuk asmara
agar geloranya turut dikau rasai
di setiap rengkuhan rindu yang bergemang rawan
kususuri denai kasih di hujung tinta catatanku ini
dan kuselitkan kuntuman mewangi debunga hati
dan kupetik bait-bait puisi ukiran jiwa, gerimisku
dalam pelayaran nadi berkasih buatmu
tika gemerincing kasih digelangi, dirantai rindumu
kubuka jendela cinta sakti, tatkala muara berkasih
membasahi pipiku dengan derasnya titisan airmata
mengharapkan hadirnya dirimu di sisi, membelai
ubun berkasih dakapan erat
seandainya warkah cinta ini bersatu dalam impian
menyelimuti belaian rindu dengan cendekiawan
ciptaan syairmu, akan kusingkap kembali memori
walaupun kumenggapai rekahan kerinduan semu
dimamah bayang kekasih, aku redha
duhai arjuna kekasih idaman cinta hatiku sayang
peluklah pelangi kasih yang telah kuberi padamu
sematkanlah di dada metafora rindu di jiwamu
sebutlah namaku dalam tidurmu, agar dapatku
temanimu dalam helaan nafas percintaan suci...
'Dakapan Istikharah Cinta'...bersaksi kasih di atas kerinduan...alunan syahdu...
13hb Feb 2014 Khamis
12.03am
cahayasyahadah♥♥
Sunday, 9 February 2014
~ LAVENDER CINTA BERSEMARAK...INDAHNYA KASIH DI POHON ~
~ Lavender Cinta Bersemarak...Indahnya Kasih Di Pohon ~
Saat kumerangkul rindu di hujung denai resah
bertemaram, menggebu dirasa menyusup lesu
menanti tibanya kehadiran kasih dipegun asa
cemara cinta seakan berlagu nyanyian hiba
di dakapan semu terintim
ohh !!! pujangga cinta sakti, renjiskanlah aku
dengan harumnya air mawar pesona kasih
berikanlah nafas dan azimat perkasihan abadi
agar bisa kusemai di dada rindu yang asyik
dalam hembusan puing syahdu
menyelubungi kalbu kasih romantis dari dirimu
seakan kuterdampar di persada anggun cintamu
membelai di segenap ruang sewaktu diulit rindu
tatkala bayangmu merengkuh dalam nadi satu
menyusuri laskara setia percintaan
damaikanlah, resapkanlah denyutan nian rindu
usaikanlah gelisah membuncah di sisi bakawali
tika kulayarkan gemersik bisikkan cinta di jiwa
lembayung pun tunduk tersipu bila kasih sayang
terungkap di sudut kamar afsun
bersimpuhlah dedaunan cinta di genggaman dia
bersulam jari jemari rindu erat dipadu bersatu
akur janji diucap tulus keikhlasan nurani berkata
menyingkap bibit-bibit berkasih tenunan sejati
kini ikatan tersimpul rapi jua
bagaikan cahaya cinta yang sinarnya bersamaku
terasa dibuai dalam panorama gemawan kasih
mengulit di setiap rembulan melabuh renda ini
mengucup kerinduan disamping arjuna di hati
kubiarkan raksa percintaan di sukma lagi
coretan kasih di kanvas terlakar keindahan jiwa
mengusik kasmaran cinta dipegun alis sanubari
mengintai desahan kerinduan yang bertamu ini
berpesan daku di angin lalu, kembalilah walang
rindu yang kini dalam teduhan sayu
pelengkap azzah cinta kini berkemuning tejaku
menyusup dalam mimpi berkasih bila beradu
berlari aku cuba menggapai kemilau merindu
di saat gurindam syair kasih terukir sejarah
rindu di hadapanmu, aku menanti
dalam lantera rindu yang menemani malamku
berbisik alunan gemilang cinta di pusaran ini
bersaksikan kerlipan bintang kasih di langit situ
meminta rintis-rintis percintaan bersemi teguh
di mahligai sonata berkasih
pintaku yang terakhir dalam mengusung rindu
pahatkanlah, pasakkanlah renjisan kasihku ini
sematkan di lubuk asmaradana dalam hatimu
agara cinta suci dijagai dengan keabadianmu
bila aku sudah tiada di sisimu nanti...
'Lavender Cinta Bersemarak...Indahnya Kasih Di Pohon'...hiasilah angsana rinduku dalam pelukan cinta setiamu...
08hb Feb 2014 Sabtu
11.48pm
cahayasyahadah♥♥
Saat kumerangkul rindu di hujung denai resah
bertemaram, menggebu dirasa menyusup lesu
menanti tibanya kehadiran kasih dipegun asa
cemara cinta seakan berlagu nyanyian hiba
di dakapan semu terintim
ohh !!! pujangga cinta sakti, renjiskanlah aku
dengan harumnya air mawar pesona kasih
berikanlah nafas dan azimat perkasihan abadi
agar bisa kusemai di dada rindu yang asyik
dalam hembusan puing syahdu
menyelubungi kalbu kasih romantis dari dirimu
seakan kuterdampar di persada anggun cintamu
membelai di segenap ruang sewaktu diulit rindu
tatkala bayangmu merengkuh dalam nadi satu
menyusuri laskara setia percintaan
damaikanlah, resapkanlah denyutan nian rindu
usaikanlah gelisah membuncah di sisi bakawali
tika kulayarkan gemersik bisikkan cinta di jiwa
lembayung pun tunduk tersipu bila kasih sayang
terungkap di sudut kamar afsun
bersimpuhlah dedaunan cinta di genggaman dia
bersulam jari jemari rindu erat dipadu bersatu
akur janji diucap tulus keikhlasan nurani berkata
menyingkap bibit-bibit berkasih tenunan sejati
kini ikatan tersimpul rapi jua
bagaikan cahaya cinta yang sinarnya bersamaku
terasa dibuai dalam panorama gemawan kasih
mengulit di setiap rembulan melabuh renda ini
mengucup kerinduan disamping arjuna di hati
kubiarkan raksa percintaan di sukma lagi
coretan kasih di kanvas terlakar keindahan jiwa
mengusik kasmaran cinta dipegun alis sanubari
mengintai desahan kerinduan yang bertamu ini
berpesan daku di angin lalu, kembalilah walang
rindu yang kini dalam teduhan sayu
pelengkap azzah cinta kini berkemuning tejaku
menyusup dalam mimpi berkasih bila beradu
berlari aku cuba menggapai kemilau merindu
di saat gurindam syair kasih terukir sejarah
rindu di hadapanmu, aku menanti
dalam lantera rindu yang menemani malamku
berbisik alunan gemilang cinta di pusaran ini
bersaksikan kerlipan bintang kasih di langit situ
meminta rintis-rintis percintaan bersemi teguh
di mahligai sonata berkasih
pintaku yang terakhir dalam mengusung rindu
pahatkanlah, pasakkanlah renjisan kasihku ini
sematkan di lubuk asmaradana dalam hatimu
agara cinta suci dijagai dengan keabadianmu
bila aku sudah tiada di sisimu nanti...
'Lavender Cinta Bersemarak...Indahnya Kasih Di Pohon'...hiasilah angsana rinduku dalam pelukan cinta setiamu...
08hb Feb 2014 Sabtu
11.48pm
cahayasyahadah♥♥
Wednesday, 5 February 2014
~ KUINTAI RINDU...BERKELANA CINTA DI BADAI ASMARA KASIH ~
~ Kuintai Rindu...Berkelana Cinta Di Badai Asmara Kasih ~
Di segenap ruang asmara rindu bergema
membisik gemawan kasih syahdu nurani
menghampiri bayang cinta romantis asa
bergemang luansa terintim rona dibelai
di saat berkelana resah merindu
lalu kutitip seutas rantai cinta di kanvas
kukalungkan aksara rindu terlafaz jiwa
menanti hadirnya wada'ah suci diucap
melakar di dinding hembusan berkasih
di mahligai impian seri kasih
bisikan cinta kian bergema lagi di hatiku
kala renjisan kasih kian membayangiku
menatap sendu gelisah di dada kalbuku
seakan menyusup tinta lesu rindu rasa
melakar teja afsun sayu
bagai dikejutkan sinambungan kasih ini
salju cinta meresap azzah berkasihmu
mengukir bicara di langit kabus rinduku
dibuai puing kerinduan yang mengusik
taman astokana kasih dipadu
mentari metafora menjemput rindu lagi
membuncah di pusaran ikatan cinta satu
bergemerincing asyik dibelai raksa kasih
tenggelam diriku di dakapan erat diucap
bila gemesik rebah di ribamu
saling bertatapan alis mata kasih dibuai
di ketika terluahnya akrar azimat tulus
menyingkap rindu lakaran syair jiwamu
kini kumengerti keabadian cinta sejati
lalu kucoretkan, kulukiskan di sukmamu
pesona renjisan cinta angsanamu dipuja
mengukir bait-bait kasih di persada bisu
kemuncak kian dibias rentetan kerinduan
lemas sendu penantian di hujung sayup
kepulangan bisikkan rindu dirantai semu
dan seandainya bisa kumiliki rindu di hati
pastinya kuselami titisan kasih di pohon
mengungkap nafas kata percintaan lagi
tatkala mencari kemilau kebahagiaan
di sisi rengkuhan cahaya cintamu
jari jemari erat berpimpinan erti cintamu
berpaut rekahan rindu di kamar berkasih
menyelubungi warna-warna pelangi ini
di situ jua hujan percintaan membasahi
hamparan kasmaran kasih terindah
dalam setia berkasih, menenun cinta hati
mengait bebenang kerinduan simpulan rapi
tidak akan terlerai perkasihan terungkap
melengkapi manik-manik di batas saksi
izinkan aku bertakhta di sudut percintaan
selamanya di hatimu...
''Kuintai Rindu...Berkelana Cinta Di Badai Asmara Kasih'...tetapkanlah rindu di anjung perkasihan abadi...
05hb Jan 2014 Rabu
4.42am
cahayasyahadah♥♥
Di segenap ruang asmara rindu bergema
membisik gemawan kasih syahdu nurani
menghampiri bayang cinta romantis asa
bergemang luansa terintim rona dibelai
di saat berkelana resah merindu
lalu kutitip seutas rantai cinta di kanvas
kukalungkan aksara rindu terlafaz jiwa
menanti hadirnya wada'ah suci diucap
melakar di dinding hembusan berkasih
di mahligai impian seri kasih
bisikan cinta kian bergema lagi di hatiku
kala renjisan kasih kian membayangiku
menatap sendu gelisah di dada kalbuku
seakan menyusup tinta lesu rindu rasa
melakar teja afsun sayu
bagai dikejutkan sinambungan kasih ini
salju cinta meresap azzah berkasihmu
mengukir bicara di langit kabus rinduku
dibuai puing kerinduan yang mengusik
taman astokana kasih dipadu
mentari metafora menjemput rindu lagi
membuncah di pusaran ikatan cinta satu
bergemerincing asyik dibelai raksa kasih
tenggelam diriku di dakapan erat diucap
bila gemesik rebah di ribamu
saling bertatapan alis mata kasih dibuai
di ketika terluahnya akrar azimat tulus
menyingkap rindu lakaran syair jiwamu
kini kumengerti keabadian cinta sejati
lalu kucoretkan, kulukiskan di sukmamu
pesona renjisan cinta angsanamu dipuja
mengukir bait-bait kasih di persada bisu
kemuncak kian dibias rentetan kerinduan
lemas sendu penantian di hujung sayup
kepulangan bisikkan rindu dirantai semu
dan seandainya bisa kumiliki rindu di hati
pastinya kuselami titisan kasih di pohon
mengungkap nafas kata percintaan lagi
tatkala mencari kemilau kebahagiaan
di sisi rengkuhan cahaya cintamu
jari jemari erat berpimpinan erti cintamu
berpaut rekahan rindu di kamar berkasih
menyelubungi warna-warna pelangi ini
di situ jua hujan percintaan membasahi
hamparan kasmaran kasih terindah
dalam setia berkasih, menenun cinta hati
mengait bebenang kerinduan simpulan rapi
tidak akan terlerai perkasihan terungkap
melengkapi manik-manik di batas saksi
izinkan aku bertakhta di sudut percintaan
selamanya di hatimu...
''Kuintai Rindu...Berkelana Cinta Di Badai Asmara Kasih'...tetapkanlah rindu di anjung perkasihan abadi...
05hb Jan 2014 Rabu
4.42am
cahayasyahadah♥♥
Tuesday, 4 February 2014
~ KICAU BURUNG MURAI ~
Kicau burung murai
Tatkala kubuka jendela kamar
dingin bayu pagi menerpa wajahku
riuh berkicau murai bercerita
berita apa yang kaubawa
wahai si burung murai…
jika baik perkhabarannya
ke sini dekatlah padaku
khabarkan kisahnya
jika buruk beritanya
menjauhlah dariku wahai burung murai
aku tidak ingin mendengarnya.
Murai berkicau diwaktu pagi
setia memberi salamnya
kata ibuku murai berkicau
tanda memberi berita
suka maupun duka.
Begitu pun aku hanya ingin
mendengar kicauanmu setiap hari
kicauan murai berlagu merdu
menghilangkan rindu padamu ibu… .
Cahaya Laila
4 Feb 2014
klang
Tatkala kubuka jendela kamar
dingin bayu pagi menerpa wajahku
riuh berkicau murai bercerita
berita apa yang kaubawa
wahai si burung murai…
jika baik perkhabarannya
ke sini dekatlah padaku
khabarkan kisahnya
jika buruk beritanya
menjauhlah dariku wahai burung murai
aku tidak ingin mendengarnya.
Murai berkicau diwaktu pagi
setia memberi salamnya
kata ibuku murai berkicau
tanda memberi berita
suka maupun duka.
Begitu pun aku hanya ingin
mendengar kicauanmu setiap hari
kicauan murai berlagu merdu
menghilangkan rindu padamu ibu… .
Cahaya Laila
4 Feb 2014
klang
~ DEBU KEMATIAN ~
DEBU KEMATIAN
Kuatur bilah-bilah keupayaan yang semakin mengering dan layu
menapak dalam waktu kepayahan yang mencabar minda dan tubuhku
dan debu-debu yakin berterbangan dibawa angin keputusasaan
sehelai daun percaya jatuh ketika aku memangku cebis harapan
hancur dimamah tanah kecewa yang mengunyah lumat
cuba menelan namun tersekat di kerongkong payah
lalu terlantar dalam sakit yang mencincang jiwa.
Pendakian ini begitu memenatkan
langkahan sepertinya memberatkan mengusung jasad
menyulam senyum penghidang tamu ditari siang
nafasku menyusur dipagut arus kengerian
gemanya mengucup biru langit lazuardi
diguncah mendandani hangat nadi yang terbenam
ditembang sengsara yang tak pernah jemu menyuap
seakan terbakarnya talkin di pantai tujuh benua
merembas tubuh yang menerjah di balik celaka yang jatuh
ketika bunga waktu gersang di langkahi angin gagah yang berlenggang
jenak memerhati tanpa kaki dan sayup kicau
dan istirah bernyanyi dalam debu kematian yang berdengkur.
Qalam Bertinta
Klang
02022014
1309pm
Kuatur bilah-bilah keupayaan yang semakin mengering dan layu
menapak dalam waktu kepayahan yang mencabar minda dan tubuhku
dan debu-debu yakin berterbangan dibawa angin keputusasaan
sehelai daun percaya jatuh ketika aku memangku cebis harapan
hancur dimamah tanah kecewa yang mengunyah lumat
cuba menelan namun tersekat di kerongkong payah
lalu terlantar dalam sakit yang mencincang jiwa.
Pendakian ini begitu memenatkan
langkahan sepertinya memberatkan mengusung jasad
menyulam senyum penghidang tamu ditari siang
nafasku menyusur dipagut arus kengerian
gemanya mengucup biru langit lazuardi
diguncah mendandani hangat nadi yang terbenam
ditembang sengsara yang tak pernah jemu menyuap
seakan terbakarnya talkin di pantai tujuh benua
merembas tubuh yang menerjah di balik celaka yang jatuh
ketika bunga waktu gersang di langkahi angin gagah yang berlenggang
jenak memerhati tanpa kaki dan sayup kicau
dan istirah bernyanyi dalam debu kematian yang berdengkur.
Qalam Bertinta
Klang
02022014
1309pm
Saturday, 1 February 2014
~ TETAMU YANG DIUNDANG ~
TETAMU YANG DIUNDANG
Kita ini tetamu yang diundang
bukan datang sekadar berlenggang
dunia ini medan tuduhan angkara fitnah
mencela syariat dalam keakuan
lalu tertulislah kesesatan.
dan tali itu panduan kita
temalinya bukan warisan
ia peringatan
kita penyambungnya
itu amanah
kita cari
kita gali
bukan memerhati.
Bumi menanti
panji kalimah itu menunggu janji
dan sebarkanlah ajaran khatamul-anbiya’
berdirilah dan kandarkan amanah ini di atas bahumu
hidup ini bukan nyanyian ombak
berbunyi bila menghempas batu
jadilah tsunami yang merubah dunia
dengan amalnya.
Pintu azali itu telah lama terbuka
menghampar rahmat-Nya
ada khabar dari Tuhan
angin membawanya terbang
lalu dihembusnya ke seluruh penjuru langit
menyapa hati
bukan telinga
juga bukan dari orang terbuang
tetapi diundang
dalam nama Muhammad
yang terpatri.
Qalam Bertinta
Klang
31012014
1147am
Sabda Nabi Muhammad SAW. Dari hadis Abu Hurairah yang bermaksud:
Tidak ada kelebihan Abu Bakar dengan kamu dengan sebab banyak puasanya dan banyak sembahyangnya tetapi yang melebihkan Abu Bakar ialah dengan SIRR yang tersemat di dalam dadanya.
Berkata Ibni Abbas ra:
“Kiranya aku terangkan tafsirannya (rahsia yang tersebut di dalam hadis itu) nescaya kamu rejam aku ini dengan batu.”
Dalam riwayat yang lain pula beliau mengatakan:
“Nescaya kamu katakan aku ini kafir.”
Kita ini tetamu yang diundang
bukan datang sekadar berlenggang
dunia ini medan tuduhan angkara fitnah
mencela syariat dalam keakuan
lalu tertulislah kesesatan.
dan tali itu panduan kita
temalinya bukan warisan
ia peringatan
kita penyambungnya
itu amanah
kita cari
kita gali
bukan memerhati.
Bumi menanti
panji kalimah itu menunggu janji
dan sebarkanlah ajaran khatamul-anbiya’
berdirilah dan kandarkan amanah ini di atas bahumu
hidup ini bukan nyanyian ombak
berbunyi bila menghempas batu
jadilah tsunami yang merubah dunia
dengan amalnya.
Pintu azali itu telah lama terbuka
menghampar rahmat-Nya
ada khabar dari Tuhan
angin membawanya terbang
lalu dihembusnya ke seluruh penjuru langit
menyapa hati
bukan telinga
juga bukan dari orang terbuang
tetapi diundang
dalam nama Muhammad
yang terpatri.
Qalam Bertinta
Klang
31012014
1147am
Sabda Nabi Muhammad SAW. Dari hadis Abu Hurairah yang bermaksud:
Tidak ada kelebihan Abu Bakar dengan kamu dengan sebab banyak puasanya dan banyak sembahyangnya tetapi yang melebihkan Abu Bakar ialah dengan SIRR yang tersemat di dalam dadanya.
Berkata Ibni Abbas ra:
“Kiranya aku terangkan tafsirannya (rahsia yang tersebut di dalam hadis itu) nescaya kamu rejam aku ini dengan batu.”
Dalam riwayat yang lain pula beliau mengatakan:
“Nescaya kamu katakan aku ini kafir.”
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)
.jpg)
.jpg)